Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun | OneFootball

Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun | OneFootball

Icon: Bola.net

Bola.net

·27 febbraio 2025

Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun

Immagine dell'articolo:Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun

Bola.net - Krisis striker yang saat ini tengah melanda Arsenal terbukti memberikan dampak yang sangat besar terhadap performa tim dalam mencetak gol.

Cedera yang dialami oleh beberapa pemain kunci seperti Kai Havertz, Gabriel Jesus, Bukayo Saka, dan Gabriel Martinelli membuat lini depan Arsenal kehilangan daya gedor.


OneFootball Video


Hal ini memaksa manajer Mikel Arteta untuk mencari solusi dari pemain-pemain yang tidak berposisi sebagai striker murni, seperti Leandro Trossard dan Raheem Sterling. Akibatnya, Arsenal mengalami kesulitan besar dalam mencetak gol dan hasilnya sangat terlihat dalam dua laga terakhir mereka.

Pada pertandingan melawan West Ham pada 22 Februari 2025, Arsenal mengalami kekalahan 0-1 yang mempertegas betapa krisis striker ini telah memengaruhi performa tim.

Kehilangan Havertz, pencetak gol terbanyak tim dengan 15 gol dan 5 assist, sangat terasa. Selain itu, ketidakmampuan tim untuk menciptakan peluang berujung pada hasil buruk ini. Meskipun Arteta mencoba berbagai formasi dan taktik, Arsenal tetap kesulitan untuk menembus pertahanan lawan.

Analisis Kegagalan Arsenal dalam Laga Melawan West Ham

Immagine dell'articolo:Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun

Skuad Arsenal nampak berdiskusi di laga melawan West Ham, Sabtu (22/2/2025) (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Kekalahan melawan West Ham menunjukkan betapa kritisnya situasi yang dihadapi Arsenal. Dengan banyaknya pemain kunci yang cedera, Arteta terpaksa mengandalkan pemain yang tidak terbiasa bermain di posisi striker.

Leandro Trossard dan Raheem Sterling, meskipun memiliki kemampuan individu yang baik, tidak dapat menggantikan peran Havertz sebagai pencetak gol utama.

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal hanya mampu menciptakan sedikit peluang berbahaya. Penyerangan yang seharusnya menjadi kekuatan tim justru menjadi titik lemah.

Momen-momen krusial di depan gawang lawan sering kali terbuang sia-sia. Ini menjadi tanda bahwa krisis striker telah memengaruhi mentalitas tim, yang seharusnya percaya diri untuk mencetak gol.

2 dari 5 halaman

Krisis Striker dan Dampaknya di Laga Melawan Nottingham Forest

Immagine dell'articolo:Krisis Striker, Arsenal Kering Gol dalam 2 Laga Beruntun

Ola Aina berebut bola dengan Leandro Trossard dalam laga Premier League 2024/2025 antara Nottingham Forest vs Arsenal di City Ground, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Rui Viera

Setelah kekalahan dari West Ham, Arsenal kembali terpuruk dalam laga melawan Nottingham Forest. Dalam pertandingan yang berlangsung beberapa hari setelahnya, Arsenal kembali gagal mencetak gol dan hanya mampu bermain imbang 0-0. Situasi ini semakin memperburuk kondisi tim dan menambah tekanan pada Arteta.

Di laga ini, Arsenal kembali menunjukkan kekurangan dalam produktivitas gol. Meskipun penguasaan bola lebih banyak, tim tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Pemain-pemain seperti Ethan Nwaneri yang ditugaskan untuk mengisi posisi penyerang tidak mampu memberikan kontribusi yang diharapkan. Ini menjadi bukti bahwa ketergantungan Arsenal pada pemain-pemain yang bukan striker murni sangat berisiko.

“Kami harus segera menemukan cara untuk mengatasi masalah ini, jika tidak, kami akan kehilangan peluang kami di liga,” ungkap Arteta dengan nada serius. Ini menjadi sinyal bahwa manajemen tim harus segera mencari solusi, baik melalui transfer pemain atau penyesuaian taktik yang lebih efektif.

Visualizza l' imprint del creator